Jakarta, Citramedia — Kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk sesuatu yang besar. Terkadang, ia cukup dimulai dari hal sederhana: membantu seseorang melihat dunia dengan lebih jelas, agar ia bisa melangkah lebih percaya diri menuju masa depan.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan bakti sosial pemeriksaan mata dan pemberian kacamata dalam rangka World Sight Day atau Hari Penglihatan Sedunia, yang diselenggarakan IKASMAN 37 Angkatan 90 pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di gedung SMAN 37 Jakarta Selatan, Jalan Asem Baris, Gang H, Kebon Baru.
Bekerja sama dengan Lions Club, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian alumni terhadap lingkungan pendidikan, khususnya keluarga besar SMAN 37 Jakarta, yang bukan hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya persahabatan, nilai kehidupan, dan ikatan persaudaraan lintas generasi.
Sebanyak 320 siswa-siswi SMAN 37 Jakarta mendapatkan kacamata setelah mengikuti pemeriksaan mata. Selain para siswa, belasan guru dan puluhan alumni juga menerima kacamata plus sesuai kebutuhan penglihatan mereka.
Angka-angka tersebut bukan sekadar catatan keberhasilan sebuah kegiatan sosial. Di balik setiap kacamata, ada harapan agar siswa dapat mengikuti pelajaran dengan lebih nyaman, guru menjalankan tugasnya dengan lebih baik, dan para alumni tetap produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Ketua Pelaksana, Arief Wibowo, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh penerima, terutama para siswa yang sedang menjalani proses belajar mengajar.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para penerima, khususnya adik-adik siswa dalam proses belajar mengajar,” ungkap Arief.
Harapan itu sederhana, tetapi maknanya tidak sederhana. Sebab, pendidikan bukan hanya soal tersedianya ruang kelas, buku pelajaran, atau kemampuan guru menyampaikan materi. Ada pula hal-hal mendasar yang sering luput dari perhatian, termasuk kesehatan mata yang sangat menentukan kenyamanan siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan.
Seorang siswa yang kesulitan melihat tulisan di papan kelas bisa saja dianggap kurang memperhatikan pelajaran. Padahal, persoalannya mungkin bukan pada kemauan belajar, melainkan pada penglihatan yang membutuhkan bantuan.
Di sinilah pemeriksaan mata dan pemberian kacamata menemukan arti pentingnya. Kepedulian yang tepat sasaran dapat membantu membuka jalan bagi proses belajar yang lebih baik.
Bagi IKASMAN 37 Angkatan 90, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan alumni dengan almamater tidak harus berhenti pada kenangan masa sekolah, reuni, atau nostalgia tentang masa muda. Persaudaraan akan terasa lebih bermakna ketika kenangan itu tumbuh menjadi kepedulian dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kerja sama dengan Lions Club memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat berkembang lebih luas ketika berbagai pihak bersedia berjalan bersama. Tidak harus menunggu semua persoalan selesai untuk mulai berbuat; cukup mengenali kebutuhan yang ada, lalu mengambil bagian sesuai kemampuan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Ikasman 37, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Boy Rafli Amar, M.H beserta jajaran pengurus lainnya.
Momentum World Sight Day pun menjadi relevan untuk mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan penglihatan merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Kemampuan melihat dengan baik bukan hanya mendukung aktivitas sehari-hari, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih luas untuk belajar, bekerja, dan berkarya.
Pada akhirnya, kegiatan ini menyampaikan pesan yang melampaui pemberian kacamata. Bahwa alumni tidak hanya mewarisi cerita dari almamater, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut menulis cerita baru melalui pengabdian.
Sebab, sekolah mungkin menjadi tempat seseorang belajar melihat masa depan. Namun, ketika para alumninya kembali untuk membantu generasi berikutnya melihat dengan lebih jelas, di situlah kenangan menemukan bentuk pengabdian yang sesungguhnya.
IKASMAN 37 Angkatan 90 telah membuktikan bahwa kepedulian tidak selalu membutuhkan panggung besar. Terkadang, cukup dengan sepasang kacamata, ratusan anak memperoleh kesempatan untuk melihat pelajaran dengan lebih jelas—dan mungkin, menatap masa depan dengan harapan yang lebih terang.
